Pergi ke dokter apabila sakit

Pergi ke dokter secara rutin akan membantu Anda menerapkan hidup sehat.

Sikat gigi sehabis makan

Selain sikat gigi secara teratur, periksa ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.

Istirahat cukup

Usahakan istirahat yang cukup dan tidur siang.

Cuci tangan sebelum makan

Biasakan cuci tangan dengan sabun ketika hendak makan, agar kuman yang ada ditangan tidak dapat masuk ketubuh kita melalui mulut.

Rajinlah Berolahraga.

berolahraga secara rutin membuat badan segar.

Buah-buahan sangat dibutuhkan tubuh.

Buah-buahan sangat kaya akan vitamin.

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2013

Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami



Bagi sebagian orang, mempunyai bekas luka seperti bekas cacar, bekas jerawat, lecet atau luka karena teriris benda tajam bisa sangat memengaruhi kepercayaan diri.
Terutama jika bekas luka tersebut berada di betis, paha, lengan atau wajah. Menghilangkan bekas luka lama atau baru memang tidaklah mudah. Jika bekas luka tersebut tidak dirawat dengan benar maka luka tersebut bisa jadi tidak akan pernah hilang selamanya atau luka tersebut dapat menjadi keloid.


Cara alami menghilangkan bekas Luka :

·  Mentimun
Buah yang dalam bahasa latinnya mempunyai nama Cucumis sativus ini tidak hanya mengandung vitamin C dan potasium yang baik untuk menangkal radikal bebas, tetapi  juga memiliki kandungan  air yang cukup tinggi dan menyegarkan. Joel Schlessinger,MD, ahli kulit dari Omaha, Nebraska, menyimpulkan bahwa mentimun juga memiliki kandungan silika yang dapat meningkatkan produksi kolagen dan mencegah munculnya keriput.  Tidak heran, banyak produk yang menggunakan mentimun sebagai bagian penting dalam perawatan kulit baik untuk mengencangkan, melembabkan kulit, mengatasi jerawat, dan bahkan untuk menghilangkan bekas luka pada kulit. Untuk menghilangkan bekas luka, cuci bersih mentimun, kemudian potong mentimun menjadi kecil-kecil lalu haluskan dengan blender atau ditumbuk. Setelah halus, oleskan pada bekas luka dan biarkan sepanjang malam. Jika dilakukan dengan rutin maka bekas luka dapat berangsur-angsur menjadi samar dan hilang.
·  Madu
Cairan yang menyerupai sirup, kental dan memiliki rasa manis ini juga bisa merangsang regenerasi sel, mendinginkan, mengurangi nyeri dan menghilangkan bekas luka. Agar mendapatkan manfaat dari madu, James F Balch dan Phyllis A. Balch, dalam Prescription for Nutritional Healing menganjurkan untuk menggunakan madu yang masih alami. Oleskan madu secara merata pada luka. Biarkan selama 20-30 menit. Kemudian, bilas dengan air hangat. Lakukan beberapa kali sehari dan rutin.
·  Teh Hijau
Para ahli kesehatan menyimpulkan bahwa daun teh hijau memiliki kandungan antioksidan  bernama Epigallocatechin Gallate (EGCG). Kandungan antioksidan ini memiliki kekuatan 200 kali lebih hebat dari vitamin E dan sudah terbukti dapat mengurangi aktivitas hormon penyebab jerawat, mengurangi peradangan pada kulit, mengontrol produksi minyak serta menghilangkan bekas luka yang ditimbulkan akibat jerawat. Selain dikonsumsi sebagai minuman, daun teh hijau dapat juga dijadikan toner. Caranya, basahkan kapas atau handuk kecil dengan air daun teh hijau yang sudah diseduh. Lalu, usapkan kapas atau handuk kecil tersebut pada bagian luka yang sudah dibersihkan.
·  Daun Pare
Pare, tanaman yang terkenal dengan buahnya yang pahit ini merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah banyak dikenal manfaatnya untuk kesehatan. Dan ternyata, selain buahnya, daunnya pun dapat kita gunakan untuk menyamarkan bekas luka. Caranya, cuci sampai bersih segenggam daun Pare yang masih segar. Lalu, remas-remas sampai halus. Tambahkan sedikit air hangat, lalu peras. Kemudian, campurkan air perasan tersebut dengan 2 sendok makan tepung beras hingga teksturnya seperti lotion. Kemudian, aduk sampai merata. Balurkan pada bagian bekas luka. Biarkan sampai kering dan bilas sampai bersih.
·  Daun Mint
Tanaman yang terkenal dengan nama Mentha Piperita ini adalah sebuah tanaman herbal yang banyak digunakan untuk berbagai produk seperti odol, obat kumur maupun minyak angin. Selain itu, daun mint juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit. Daun mint juga sering digunakan untuk membantu jerawat, luka bakar, dan bahkan juga ampuh untuk menghilangkan bekas luka. Caranya, ambillah beberapa lembar daun mint. Cuci bersih dan haluskan hingga membentuk scrub. Selanjutnya oleskan ke area luka Anda.
·  Lidah Buaya
Tanaman ini biasa dikenal sebagai tanaman penumbuh rambut secara alami. Belakangan, lidah buaya juga digunakan untuk perawatan kulit. Tak heran, karena kandungan lignin dan asam amino yang terdapat pada tanaman ini dapat melembabkan kulit dan meregenerasi sel kulit.  Lidah buaya juga memiliki anti-radang yang dapat mengurangi radang pada kulit dan menghilangkan bekas luka. Caranya, cukup oleskan lendir lidah buaya pada bekas luka secara rutin. Berhati-hatilah agar tidak kena bagian getah dari lidah buaya tersebut karena getah tersebut dapat membuat kulit terasa gatal.

 



Merawat Rambut Rontok Dengan Bahan Alami

Memiliki rambut yang kuat dan hitam adalah dambaan para wanita, berikut adalah cara merawat rambut rontok dengan bahan alami :



·  Minyak Kemiri
Tips yang pertama adalah dengan menggunakan ekstrak minyak alami yang dihasilkan oleh biji kemiri. Minyak kemiri sendiri bisa didapat dengan cara merebus biji kemiri yang sudah dihaluskan. Biji kemiri yang sudah direbus tadi akan mengeluarkan minyak berwarna kuning yang akan mengapung diatas permukaan air. Dari minyak kemiri tersebut, Anda bisa menggunakannya untuk memoles seluruh bagian rambut beserta kulit kepala agar nutrisi yang terkandung dalam minyak kemiri meresap ke dalam jaringan sel kulit kepala dan rambut.

·  Air Santan
Apabila tidak ingin repot dengan proses pengeluaran minyak pada kemiri, Anda bisa memanfaatkan santan kelapa sebagai alternatifnya. Cara menggunakannya yaitu dengan melumuri seluruh bagian kepala (rambut hingga kulit kepala) dengan santan tersebut, lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu bilas rambut dengan kondisioner sebanyak 3 kali bilasan. Tips merawat rambut agar tetap sehat yang satu ini merupakan alternatif paling praktis dari semua bahan yang ada.

·  Madu Lebah Murni
Madu memang merupakan bahan alam yang sangat spesial karena sejuta khasiat yang dikangnya. Cara menggunakannya yaitu mencampurkan madu dengan air bersih (perbandingan 1:1) agar madu bisa lebih cair atau encer. Kemudian, lumurkan ke seluruh permukaan kulit kepala hingga membasahi seluruh bagian rambut. Akan lebih maksimal lagi apabila madu dicampur dengan sedikit perasan jeruk nipis. Setelah itu, diamkan selama 30-60 menit agar ekstrak madu terserap kedalam kulit. Terakhir, bilas dengan air hingga benar-benar bersih.

Lidah Buaya

Lidah buaya sangat bagus untuk menyuburkan dan menebalkan rambut, serta mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh rambut. Caranya hanya dengan mengoleskan daging lidah buaya pada kulit kepala agar menjaga kesuburan rambut, sehingga terhindar dari kerontokan.

Daun Seledri
Daun seledri mengandung zat besi, natrium, kalsium, vitamin A dan B yang baik untuk kesuburan rambut, serta mampu menstimulasi pertumbuhan rambut agar lebih sehat, kuat dan berkilau.

Teh Hangat
Teh hijau hangat mengandung banyak antioksidan yang mampu mencegah kerontokan dan meningkatkan pertumbuhan pada rambut. Caranya hanya dengan membalurkan dua kantong teh hijau hangat pada rambut dan kulit kepala, diamkan selama satu jam lalu bilas hingga bersih.

Jus Alami
Anda bisa membuat ramuan jus dari bahan alami untuk membantu menyuburkan rambut, seperti jus bawang putih, jus bawang merah dan jus jahe. Caranya sangat mudah, hanya dengan menggosokkan ke kulit kepala dan dibiarkan semalaman, lalu bilas hingga bersih di keesokan harinya.

Pijatan di kepala
Lakukan pijatan di kepala akan membantu sirkulasi darah menjadi lancar dan menjaga folikel rambut agar tetap aktif. Anda bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial lavender, almond atau minyak wijen untuk memberikan rasa nyaman di kulit kepala.

Namun, selain beberapa Cara Mengatasi Rambut Rontok seperti diatas, yang perlu anda perhatikan adalah untuk tidak mengikat rambut dengan kencang, sebab ikatan yang kencang akan menarik dan melemahkan akar rambut, serta tidak terlalu sering berkeramas, karena akan mengikis minyak alami yang dihasilkan kulit kepala untuk melindungi rambut.